Minggu, 04 Juni 2017

artikel virus

Apa sih Malware (Malicious Software), Virus Komputer, Worm Komputer, Spyware, Trojan lalu Bagaimana cara kerja dan mengatasi itu?



Membaca cerita menarik dari sebuah artikel blog teman dimana dia membahas tentang aturan bermain internet di Jerman, tentang copy right dan juga tentang trojan dan virus. Ternyata di Jerman itu sangat ketat peraturan dalam menggunakan internet dan sangat menghargai copy right sebuah produk. Di artikel ini Saya ingin menulis sedikit tentang malware, virus, trojan, dan lainnya, walaupun sebenarnya kami bukan ahlinya. Di artikel ini kami buat khusus Matakuliah BSI, yaitu SISTEM OPERASI .
Beberapa hari ini saya cukup banyak membaca pengalaman orang-orang yang komputer atau laptopnya terserang malware atau virus, yang mengakibatkan kerugian bahkan kehilangan file-file yang sangat penting di dalam komputernya. Banyak orang awam (termasuk saya) yang menggunakan istilah ‘virus’ pada saat komputernya diserang oleh kode jahat (malware).
Berdasarkan definisinya, ketika kita membicarakan tentang kode jahat maka istilah yang digunakan adalah Malware – singkatan dari Malicious Software/ Kode Jahat/ Software Jahat. Nah kalau kita sudah berbicara tentang Malware (kode jahat) maka yang termasuk di dalamnya adalah: trojan, worm, spyware, virus, rootkit, adware, bots, backdoor, exploit, dan lain-lain. Banyak.
Pada umumnya, ketika komputer seseorang terkena malware, dia akan mengatakan bahwa komputernya terjangkit virus, walaupun sebenarnya komputernya terjangkit worm atau jenis malware yang lain. Nah berikut ini adalah perbedaan Malware, virus, trojan, spyware, dan worm yang mungkin ada di dalam komputer kita:
1.      Malware (Malicious Software)
Malware adalah perangkat lunak yang dirancang untuk menyebabkan kerusakan pada komputer dan pengguna. Beberapa bentuk malware “mata-mata” pada lalu lintas pengguna internet. Contoh termasuk spyware dan adware. Spyware memonitor lokasi pengguna dan jika diaktifkan, itu dapat menangkap informasi sensitif, misalnya, nomor kartu kredit, mempromosikan pencurian identitas.Adware juga mengakuisisi informasi pengguna, yang dibagi dengan pengiklan dan kemudian diintegrasikan dengan yang tidak diinginkan, memicu iklan pop-up.
Worm dan virus berperilaku berbeda, karena mereka dapat dengan cepat berkembang biak dan merusak seluruh sistem komputer. Mereka juga dapat melakukan kegiatan buruk dari komputer pengguna tanpa sepengetahuan pengguna. Dalam bangun dari virus atau worm, sistem komputer dapat mengalami kerusakan yang signifikan.
Anti-malware harus menentukan apakah ada ancaman dengan memindai komputer dan menghapus mereka, jika ditemukan. Mencegah lebih baik daripada tindakan korektif setelah infeksi. Meskipun program anti-virus harus terus diaktifkan dan diperbarui, beberapa jenis ancaman, seperti spyware, sering membuat jalan mereka ke dalam sistem komputer.
Pada setiap waktu, firewall harus di tempat untuk keamanan tambahan. Beberapa sumber pelindung yang kompatibel, didorong sebagai asuransi tambahan terhadap malware.
Bagaimana Cara Kerja Virus (Malware) ?
1.      Saat Anda mengunjungi halaman Web yang terinfeksi (di situs orang lain, bukan situs Anda sendiri) yang banyak virus ke komputer pribadi Anda atau situs yang menampilkan Pop-up untuk membuka ataupun mendownload pada Pop-up tersebut.Maka kemungkinan besar Komputer Anda akan terkena serangan virus.
2.      Mengirimkan nama pengguna dan sandi ke server yang dikendalikan oleh “hacker”.
3.      Para hacker membuat koneksi FTP otomatis ke server Anda dan mendownload file HTML atau PHP yang mereka temukan.
4.      Kemudian para Hacker memodifikasi file-file untuk menambahkan kode HTML (suatu “iframe” tag) yang menyebar virus, kemudian meng-upload file yang berubah kembali ke server.
5.      Situs Anda mulai menyebarkan virus ke korban baru.
6.      Dalam beberapa hari, situs Anda akan ditandai sebagai “Situs ini mungkin berbahaya bagi komputer Anda” di Google, menyebabkan jumlah pengunjung menurun secara drastis.

Lalu, Bagaimana Cara Mengatasi Malware ??
1.      Pastikan Anda mempunyai antivirus terbaru dan ter uptodate.
2.      Jika komputer Anda terserang Virus Trojan dan sebagainya segera bersihkan atau dimusnahkan dengan antivirus anda.
3.      Jika Anda mempunyai website, segera daftarkan website Anda pada google melalui goole webmastertool untuk mendapatkan verifikasi website Anda. setalah itu pada Menu Google web Master Tool hilangkan /hapus malware.
4.      Kemudian Silahkan coba cek website/blog anda melalui website sucuri.net.

2.      Virus Komputer
Banyak hal yang kadang mengaburkan definisi virus komputer yang sebenarnya. Pemahaman yang benar sangat diperlukan terutama oleh kalangan awam. Tak jarang karena definisi yang terlalu dibesar-besarkan membuat orang sudah ngeri duluan untuk menghidupkan komputer. Agar tidak ada pemahaman yang salah dan Anda tetap bisa mengoperasikan komputer dengan nyaman, 10 pertanyaan di bawah mungkin bisa membantu menjelaskan apa dan bagaimana virus komputer.
Apa itu virus komputer?
Virus komputer adalah Malware yang menginfeksi sebuah komputer dengan bantuan pihak ketiga untuk mengaktifkan/ menjalankan dirinya – biasanya pemilik komputer itu sendiri. Virus tidak bisa otomatis mengaktifkan dirinya sendiri dan menginfeksi sebuah komputer tapi harus ada tindakan dari pihak ketiga yaitu pengguna komputer. Biasanya virus dibuat seperti program lain yang sering digunakan oleh pemilik komputer sehingga pemilik komputer itu mau mengaktifkan virus tersebut. Beberapa program komputer yang sering ditiru oleh virus adalah program .JPG, .doc, atau folder yang yang bila diklik akan mengaktifkan si virus.
Untuk lebih meyakinkan pengguna komputer, seringkali pencipta sebuah virus memalsukan virusnya dalam bentuk icon atau ekstensi gambar porno, atau bentuk lain yang dapat menarik perhatian si pemilik komputer untuk melakukan klik sehingga mengaktifkan virus tersebut.
Mengapa disebut virus?
Uji coba kemampuan mereplika diri sendiri virus secara umum pertama kalinya dimunculkan pada 1960 untuk membuktikan sebuah teori yang ditulis pada 1949. Kata ‘virus’ itu sendiri baru digunakan pada 1984 oleh Professor Fred Cohen yang artinya ?suatu bentuk yang mampu mereplika dirinya sendiri?. Virus komputer baru muncul beberapa tahun kemudian sekitar tahun 1986-1987. Julukan virus untuk komputer ini memang tepat karena adanya persamaan sifat yang dimiliki. Virus komputer seperti juga virus dalam dunia biologi sama-sama memiliki kemampuan untuk mereplika dirinya sendiri, sama-sama berukuran kecil dibanding korban yang diserang serta sama-sama butuh korban untuk tetap hidup.
Apakah dampak penularan virus?
Semua virus komputer pada akhirnya selalu meminta bagian dalam ruang media penyimpan, sebagian lainnya malah menyita ruang yang tersisa pada memori untuk mempengaruhi kinerja komputer. Sebagai tambahan beberapa virus juga dibuat untuk memunculkan dampak yang sangat buruk pada komputer korban hingga memacetkan kerja komputer serta merusak file yang lain. Beberapa virus lainnya juga membuat kinerja memori jadi tidak stabil atau membuat beberapa aplikasi tidak bisa berjalan semestinya. Beberapa virus yang dibuat sekitar 8-5 tahun lalu malah memang sengaja ditujukan untuk merusak file lain yang ada di dalam media penyimpan.
Bagaimana dengan virus yang merusak?
Virus yang paling ditakuti adalah yang dengan sengaja dibuat untuk merusak, menghapus atau bahkan menghapus seluruh file yang lain. Virus yang merusak seperti ini tidak mempedulikan kepentingan orang lain, tak peduli meski korbannya tidak pernah melakukan hal yang menyakiti orang lain sekalipun. Ironisnya kebanyakan penulis virus membuat virus yang sangat merusak hanya untuk mendapat pengakuan yang paling hebat dari komunitas mereka sendiri. Tak jarang kreator yang menulis virus hanya bertujuan untuk mendapat perhatian dari pihak lain tanpa peduli separah apa dampak dari virus yang mereka ciptakan.
Siapa pembuat virus dan mengapa dibuat?
Siapapun dan di mana pun bisa membuat virus asal punya dasar punya kemampuan pemrograman yang cukup. Beberapa virus juga ada yang dibuat untuk kepentingan riset dan demonstrasi, beberapa lainnya malah ada yang hanya sekedar menampilkan lelucon oleh penulis yang suka menampilkan olok-olok. Beberapa virus juga ada yang dibuat oleh orang yang mempelajari pemrograman untuk melengkapi sesuatu. Dalam banyak kasus untuk virus, hasil tujuan yang terakhir akhirnya lebih banyak diekploitisir oleh pihak lain yang tidak bertanggung jawab.
Apa tanda penularan virus?
Memang benar, beberapa virus berdampak munculnya beberapa hal yang ganjil dalam kinerja komputer. Dampak tersebut bisa saja berupa jalannya proses yang lambat, memori yang berkurang, menyalanya lampu hardis tanpa alasan tertentu dan masih banyak lagi. Keberadaan virus kadang ada yang nyata-nyata bisa dideteksi dari tampilan yang mereka buat, namun tak jarang ada pula yang tidak menampakkan wujud saat berhasil menyerang korbannya. Sebaiknya kalau ada yang mencurigakan jangan terburu menduga ada virus dalam komputer anda, beberapa software yang legal juga ada yang kadang memunculkan hal yang tidak Anda mengerti.
Bagaimana virus menyebar?
Kalaupun resiko terhadap komputer korban relatif kecil, penyebaran virus ini terjadi setiap hari. Virus terus berjalan menyebar dari satu komputer ke komputer yang lain. Dulu penyebaran termudah terjadi seiring berpindahnya disket dari komputer satu ke komputer lain. Seiring perkembangan internet virus tidak lagi butuh disket untuk mencapai komputer korban, cukup memanfaatkan email dari virus bisa terus terkirim secara otomatis dari satu komputer ke komputer lainnya. Kalaupun Anda beruntung tidak pernah memasukkan disket bervirus ataupun mendapat kiriman email bervirus, file yang download tetap saja rawan dari virus.
Haruskah memakai software antivirus?
Kalau Anda menaruh perhatian pada ancaman virus, maka sudah selayaknya Anda memanfaatkan software anti virus sebelum Anda terkena serangannya. Bagaimanapun seperti penyakit dalam tubuh manusia, masih lebih baik menangkal penularan daripada mengobati komputer akibat virus. Kalau sistem Anda bebas virus maka software anti virus bisa membantu untuk mencegah muculnya virus dalam komputer Anda. Namu jangan lupa karena virus terus berkembang dan diperbaharui maka Anda juga wajib terus memperbaharui software antivirus yang Anda pakai. Paling tidak Anda rajin mendapatkan up date yang selalu dikeluarkan dari pembuatnya yang bisa diwonload langsung. Dengan demikian Anda akan selalu bisa terlindungi dari virus, yang baru muncul sekalipun.
Bagaimana caranya melindungi data?
Virus adalah ancaman, namun hilangnya data juga belum tentu disebabkan oleh virus. Kalau Anda siap menyimpan file data maka Anda juga harus siap untuk kehilangan. Kecuali Anda sudah menyiapkan kopi di tempat lain. Altenatif terbaik mungkin adalah menggandakan data penting milik Anda dalam tape drive maupun CD-Rewritable. Kalau Anda sudah melakukannya maka resiko hilangnya data baik karena virus ataupun sebab lain bisa dikurangi.
Bagaimana caranya membuat disket booting darurat?
Untuk membuat disket booting darurat, Anda bisa memanfaatkan fitur tertentu baik dari sistem operasi windows itu sendiri maupun dari software pihak ketiga. Dari sistem operasi, kalau Anda memakai Windows, maka Anda bisa membuatnya dengan cara memanfaatkan explorer dalam windows. Dengan software pihak ketiga seperti Norton Utilities, Anda juga akan mendapat tawaran untuk membuat rescue disk agar Anda tetap bisa menyelamatkan data saat terjadi serangan virus.

3.      Worm Komputer
Istilah worm diambil dari bahasa inggris yang berarti cacing, dalam hal ini kita lebih tepat menyebutnya sebagai cacing komputer. Penamaan worm atau cacing untuk program ini memang merujuk kepada kemampuannya untuk mengganggu sistem komputer.
Worm adalah Malware yang bisa mengaktifkan dirinya sendiri tanpa adanya bantuan dari pihak ketiga. Yang artinya, jika worm sudah berhasil masuk dalam sebuah komputer atau jaringan komputer maka worm ini akan dapat berpindah ke komputer lain di dalam sebuah jaringan secara otomatis tanpa dapat dicegah oleh pemilik komputer lain yang ada di dalam jaringan tersebut.
Pasti Anda bertanya, kalau worm bisa menyebarkan diri tanpa bantuan pihak ke tiga kenapa harus repot membuat virus yang membutuhkan tindakan pihak ketiga untuk mengaktifkannya. Worm hanya dapat menginfeksi sebuah komputer jika dia menemukan sebuah celah keamanan (vulnerability) sebuah software yang ada di dalam komputer tersebut, misalnya: windows office, Adobe, atau software terkenal lainnya yang sering menjadi sasaran. Worm tidak akan mampu menginfeksi sebuah sistem komputer bila celah keamanan (vulnerability) di dalam jaringan komputer itu sudah ditutup/ ditambal (patch). Yang artinya, virus akan lebih mudah menginfeksi jaringan komputer yang ter-patch dibanding dengan worm.
Efek yang Ditimbulkan oleh Worm
Efek dari worm pada sistem operasi akan membuat komputer terasa lambat karena dianggap komputer sedang melakukan aktivitas berat, juga pada sistem jaringan komputer maka akan terasa konektivitas jaringan lelet atau lambat karena worm bekerja memenuhi akses jaringan tersebut.
Cara Kerja Worm Komputer
Berbeda halnya dengan virus, worm tidak memiliki kemampuan merusak sistem, worm tidak bisa merusak data atau file sistem. Worm bertingkah hanya sebagai parasit yang tidak secara langsung merusak sistem komputer. Namun jika worm dibiarkan maka lambat-laun komputer pun akan mengalami penurunan dalam hal kinerja, bahkan karena terus menerus memaksa komputer untuk bekerja ekstra, maka komputer pun akan mengalami kerusakan.
Worm juga berbeda dengan virus dalam hal cara penyebaran atau cara menginpeksi korbannya. Jik virus biasanya memanfaatkan program lain dengan menyisipkan dirinya sendiri pada program tersebut, maka worm tidak perlu bantuan program lain untuk menyusup ke sebuah sistem. Dan virus butuh campur tangan user untuk menulari sebuah sistem dengan cara user menjalankan program yang telah terjangkit virus, sedangkan worm sama sekali tidak butuh campur tangan manusia. Worm memanfaatkan jaringan komputer untuk menyusup ke komputer lain yang terhubung pada jaringan tersebut. Pertama kali worm menyusup ke sebuah sistem adalah dengan memanfaatkan celah keamanan atau lebih populer dengan nama vulnerability.
Cara Mencegah Worm dan Menghilangkan Worm pada Komputer
Satu-satunya cara untuk mencegah worm masuk ke sistem komputer adalah dengan selalu mengupdate sistem operasi komputer. Mengupdate sistem operasi dapat menutup celah keamanan yang sebelumnya terbuka dan kini telah diperbaiki oleh pengembang sistem operasi tersebut.
Adapun jika komputer telah terjangkit program worm maka yang perlu kita lakukan adalah memindainya dengan menggunakan anti-virus yang telah mampu untuk mendeteksi keberadaan worm. Kebanyakan anti-virus saat ini telah mendukung pembasmian worm, contoh Anti Virus yang bisa menghilangkan worm diantaranya: AVG, Avira, Kaspersky, Symantec dan masih banyak yang lainnya.
Contoh Worm Komputer


Ada beberapa program worm yang telah diketahui dan cukup populer, diantaranya adalah:
·         ADMw0rm
·         Code Red
·         LoveLetter
·         Nimda
·         SQL-Slammer


4.      Spyware
Spyware adalah jenis software berbahaya yang dapat melacak pekerjaan yang anda lakukan, baik di komputer maupun di Internet dan mengirimkan informasi tersebut kepada orang yang tidak berhak mengetahuinya. Program ini antara lain dapat merekam kata-kata yang telah anda ketik dengan keyboard, mouse, halaman-halaman yang anda kunjungi dan program yang anda jalankan. Akibatnya program ini dapat merusak keamanan komputer anda dan membuka informasi rahasia tentang diri anda, semua aktivitas dan kontak anda. Spyware menginfeksi komputer sama dengan cara virus menginfeksi komputer, maka banyak dari petunjuk di atas juga berguna untuk melawan malwarekelas dua ini. Laman web berbahaya adalah sumber utama penginfeksian spyware, anda harus lebih berhati-hati terhadap situs web yang anda kunjungi dan pastikan bahwa pengaturan browser anda sudah aman.
Perangkat Lunak(Software) Anti-spyware
Anda dapat menggunakan perangkat anti-spyware untuk melindungi komputer anda dari jenis ancaman ini. Spybot adalah salah satu contohnya dan perangkat ini bekerja dengan sangat baik dalam mengidentifikasi dan menghapus tipe-tipe malware tertentu yang sering tidak dihiraukan oleh program anti-virus. Namun, seperti program anti-virus lainnya, sangat penting untuk selalu meng-update definisi Spybot’s malware dan melakukan pemindaian rutin.
Mencegah infeksi spyware
·         Selalu waspada saat melakukan penjelajahan(browsing) di situs web. Awasi jendela browser yang muncul secara otomatis dan bacalah secara seksama sebelum mengklik Yes atau OK. Jika anda ragu, tutuplah jendela yang muncul (‘pop up windows’) dengan mengklik tanda X di pojok kanan atas, daripada langsung mengklik Cancel. Ini dapat mencegah laman web untuk menginstal malware dalam komputer anda.
·         Tingkatkan keamanan browser anda dengan mencegahnya menjalankan program yang mungkin berbahaya secara otomatis, yang terkadang terdapat dalam laman web yang anda kunjungi. Jika anda menggunakan Mozilla Firefox, anda dapat menginstal tambahan NoScript
·         Jangan pernah menerima dan menjalankan konten jenis apapun jika datang dari situs yang anda tidak ketahui dan tidak dipercaya.

5.      Trojan
Apa itu trojan? sebuah pertanyaan yang sering ditanyakan oleh para pengguna komputer. Trojan awalnya berasal dari istilah trojan horse yang di ambil dari kisah zaman yunani yang menggunakan kuda troya sebagai teknik menyusup kedalam benteng pertahanan musuh. Dalam bidang keamanan komputer trojan adalah perangkat lunak atau software yang tersusun dari kode-kode malicious yang dapat merusah sistem sebuah jaringan komputer.
Cara kerja trojan sangat berbeda dengan perangkat lunas perusak lainnya seperti virus komputer ataupun worm. Trojan yang memiliki fungsi dan tujuan mendapatkan informasi-informasi penting yang terdapat pada target komputer yang terinfeksi lebih cenderung bersifat tersembunyi atau stealth. Sedangkan virus ataupun worm lebih agresif dan terbuka dalam melakukan penyerangan dan perusakan pada target korban. Jenis trojan sendiri terbagi dalam beberapa bagian. semua bagian memiliki cara kerja masing-masing sesuai dengan tujuan dari trojan tersebut.
Berikut beberapa type trojan yang kerap menginfeksi banyak komputer di seluruh dunia.
Trojan Berjenis Pencurian Password (password Thief)
Apa itu trojan yang berjenis seperti ini. Trojan jenis ini mampu mencari password yang tersembunyi pada komputer yang terinfeksi hingga kedalam sistem operasi yang paling dalam. Ketika seluruh informasi didapat oleh trojan ini, maka dengan otomatis trojan ini akan mengirimkan semua informasi ke server pemilik trojan.
Trojan Keystroke atau Keylogger
Komputer yang terinfeksi dengan jenis trojan ini akan dengan otomatis mengirimkan setiap informasi yang di ketikkan melalui keyboard komputer korban kepada pemilik trojan. Trojan ini mampu mengawasi dan memantau semua yang diketikkan oleh pengguna jika pengguna menggunakan keyboard. Solusi paling efektif menghindari trojan jenis ini adalah menggunakan virtual keyboard jika hendak melakukan login yang membutuhkan informasi password dan username.
Remote Administration
Remote adminstration sendiri sebenarnya konsep atau metode legal yang diterapkan untuk mengambil alih sebuah aktifitas komputer melalui jarak jauh. Konsep ini disalahgunakan dengan dikembangkannya proses remote menjadi sebuah trojan yang dapat mengambil alih kontrol sebuah komputer tanpa izin pemiliknya. Trojan jenis ini merupakan jenis yang paling berbahaya.
Apa itu Trojan Dan Bagaimana Proses Penyebaran Trojan
Trojan memiliki konsep penyebaran yang hampir sama dengan beberapa perangkat perusak lainnya. Trojan menyebar melalui link-link ilegal yang tersebar di penjuru internet, selain itu trojan juga kerap menyebar melalui file-file download yang bersifat ilegal. Penyebaran file dan link ini biasanya melalui forum-forum, email atau sosial media.
Mencegah Trojan Menginfeksi Komputer
Cara paling efektif mencegah beraksinya trojan dari komputer kita adalah menutup semua port yang terbuka atau berstatus listening di komputer sistem. Namun hal ini tidak dapat dilakukan oleh kalangan kaum awam yang notabene tidak mengerti bagaimana proses komputer berjalan. Alternatif lain yang paling handal yaitu selalu memastikan komputer kita terpasang antivirus yang handal dan firewall untuk mencegah masuknya trojan kekomputer kita. Firewall berfungsi untuk memblokir setiap permintaan akses keluar yang dilakukan tanpa izin melalui koneksi internet dari komputer kita .
Tindakan paling bijaksana untuk menghindari trojan menginfeksi, adalah berupaya semaksimal mungkin menghindari melakukan klik pada link-link yang tidak jelas yang ditawarkan melalui sosial media ataupun forum-forum. Menghindari melakukan download file ilegal serta tidak menginstal program yang bersifat cracking adalah tindakan pencegahan pertama agar trojan tidak bersarang di komputer kita. Selain itu memahami dengan jelas apa itu trojan dapat membantu kita menjaga komputer kita agar tidak terinfeksi trojan.

Mudah-mudahan artikel singkat ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi Anda dalam mengenali beberapa jenis malware yang ada di dalam komputer. Jangan lupa untuk selalu menjaga keamanan komputer dengan menginstal antivirus yang kuat. Beberapa antivirus yang direkomendasikan adalah: Avast, Kapersky, McAfee, Avira, AVG, dan Norton. Namun perlu diperhatikan bahwa masing-masing antivirus memiliki kelebihan dan kekurangan.